Breaking

LightBlog

Wednesday, September 6, 2017

Dihina, Manchester City Akan Tuntut Presiden La Liga

Man-city.id - Tudingan keras yang disampaikan Presiden La Liga, Javier Tebas, mulai menuai balasan. PSG dan Manchester City, klub yang dicerca habis-habisan oleh Tebas, mulai menunjukkan perlawanan.

Tebas kesal karena pada musim panas ini, La Liga kehilangan salah satu bintang utama mereka; Neymar. Pemain asal Brasil itu dibajak oleh PSG dengan cara menebus nilai buyout sang bintang senilai 222 juta euro.

Tebas sempat mengancam akan menyeret PSG ke pengadilan di seluruh Eropa. Lantaran tidak punya bukti untuk mempermasalahkan tindakan PSG, Tebas akhirnya hanya bisa mendesak UEFA agar menghukum PSG dan Manchester City. Tebas menganggap dua klub itu sudah merusak pasar sepakbola dengan mendapatkan suntikan dana dari Timur Tengah. Tebas menyebutnya sebagai doping finansial.

Selanjutnya, Tebas juga mengatakan bahwa PSG dan Neymar seperti kencing di kolam. Ia lalu mengatakan ketakutannya akan belanja Manchester City. "Saya harus bisa mendapatkan uang lebih dari hak siar televisi. Jika tidak, maka Manchester City dan uang minyak mereka akan mengambil semua pemain yang ada," cetus Tebas di forum Soccerex.

Ucapan Tebas itu dipermasalahkan oleh Manchester City. Tapi pihak City menanggapinya dengan dingin dan lebih memilih jalur hukum. City membuka peluang untuk menuntut Tebas atas kata-katanya.

"Pernyataan Tebas sungguh tidak berdasarkan fakta yang benar dan sebagian adalah fiksi belaka. Seperti yang bisa anda perkirakan, Manchester City Football Club sera City Football Group sedang berbicara dengan tim penasehat hukum kami. Kami kemudian akan bertindak sesuai dengan opsi yang sudah kami pertimbangkan," demikian bunyi pernyataan resmi City Football Group, perusahaan induk Man City.

Sebelumnya, pihak Ligue 1 juga sudah mengutuk keras pernyataan Tebas. Mereka mengatakan bahwa ucapan seperti itu tidak pantas disampaikan oleh sosok penting Presiden La Liga.
LightBlog